Kamis, 30 Januari 2014

SENIMAN JEPANG YANG MEMBUAT LUKISAN DENGAN EXCEL

30.1.14 Posted by Unknown No comments
Seniman Jepang yang Membuat Lukisan dengan Excel
















Siapa bilang Microsoft Excel cuma bisa buat laporan keuangan aja, seniman asal Jepang yang sudah berumur 73 tahun membuat suatu seni lukisan baru. Tatsuo Horiuchi, sebenarnya sudah memiliki visi untuk membuat berbagai macam seni tetapi tidak pernah ada waktu sampai akhirnya ia pensiun 13 tahun yang lalu dan mulai mengembangkan lukisan menggunakan Microsoft Excel. Ia ingin menantang dirinya sendiri karena ia membutuhkan tantangan baru dalam hidupnya. Tantangan yang ia kerjakan akhirnya suatu seni lukisan Excel.
“Aku tidak pernah menggunakan Excel saat bekerja tetapi aku melihat orang lain membuat grafik bagus, akhirnya aku berfikir bisa menggunakan Excel untuk menggambar,” ujar Tatsuo. Setelah pensiun akhirnya ia membeli sebuah computer dan mulai bereksperimen dengan Excel. “Software grafis terlalu mahal tapi Excel pasti ada ketika kita menginstall computer dan Excel lebih banyak fungsinya serta lebih mudah digunakan dibandingkan Microsoft Paint” Ujarnya lagi.
Tatsuo banyak dilirik dan mulai terkenal ketika ia mengikuti Excel Autoshape Art Contest di tahun 2006. Hasil karyanya yang sungguh luar biasa dan berbeda dibandingkan kontestan lainnya membuat semua juri terpukau. Ia memenangkan juara pertama dan hasil karyanya dipajang di LocalGunma Museum of Art.
Ini dia beberapa karya Tatsuo Horiuchi :
excel-art-tatsuo-horiuchi-3
tenjishituT7
excel-art-tatsuo-horiuchi-4
excel-art-tatsuo-horiuchi-2 (1)
excel-art-tatsuo-horiuchi-1
tenjishituT1
Keren banget kan? Kita pasti gak pernah kepikiran buat lukisan dari Excel tapi ternyata Tatsuo mampu membuktikan bahwa Excel bisa menciptakan karya sedemikian indahnya. 


Rabu, 22 Januari 2014

PRO KONTRA FREELANCER : PROFESI ATAU HOBI?

22.1.14 Posted by Unknown No comments
shutterstock_73612363Freelancer Image via Shutterstock
Pertama yang harus kita tahu apakah freelancer itu dan apakah artinya freelancingFreelancer biasanya seorang pekerja mandiri yang bekerja sebagai web designer, pengembang, penulis konten, atau bahkan seorang blogger. Lebih tepatnya, seseorang itu mengerjakan tugas kecil/menengah (biasanya malah sangat besar) dari beragam klien dan menerima sejumlah uang ketika pekerjaannya selesai. Hal ini berarti, sebagai seorang freelancer, kamu dapat bekerja di tempat tidurmu kapan pun dan mengatur jadwalmu sendiri.
Kebanyakan teman-teman saya, sama seperti kebanyakan orang lainnya, beranggapan bahwa freelancing adalah pilihan termudah untuk bermalas-malasan. “Hubungi saya ketika kamu punya uang kemudian katakana bahwa kamu punya pekerjaan untuk saya,” adalah ekspresi umum yang pernah saya dengar sepanjang karir sebagai freelancer.
Sebagai freelancer, kamu membutuhkan satu klien atau lebih. Pekerjaanmu haruslah sempurna untuk mengesankan klien selanjutnya, bekerja sesuai jadwalmu meski tugas itu sendiri juga punya perubahan tenggat waktu yang bisa terjadi setiap hari. Kesimpulannya, freelancing adalah pekerjaan serius yang menghasilkan uang, tetapi kamulah bosnya dan kamu bekerja sesuai jadwalmu sendiri.
Mari kita lihat pro dan kontra menjadi freelancer:
PRO:
  • Bekerja dari rumah
  • Mengatur jadwal sendiri
  • Banyak peluang melalui internet
  • Kemungkinan tak ada pemecatan
KONTRA:
  • Kamu akan menjadi bosan dan kelelahan di rumah
  • Jadwalmu bisa saja tak sama dengan tenggat dari klien
  • Klien selalu bisa memilih freelancer lain sesukanya
  • Tak ada pekerjaan sama saja artinya tak ada uang
Mau menjadi freelancer? Ada beberapa langkah yang diperlukan:

Portfolio

Ketika memulai pertama kali, freelancing berarti 99% ambisi + kerja (atau mungkin kerja + ambisi) dan 1% bakat (sontek dari Thomas Edison nih.) Bekerja sebagai freelancer berarti menjadi profesional di bidang tertentu (terserah deh ya, di bidang apapun) dan kemampuan untuk bekerja keras. Saya pribadi sih jujur saja, gak punya banyak pengalaman, tapi di dalam waktu karir yang singkat sekarang ini, saya sudah bekerja sepanjang waktu setiap hari. Satu cara untuk belajar adalah menggunakan tutorial, tapi bukannya mustahil dengan menghabiskan waktu di depan komputer membaca tutorial dan bekerja dengan teliti akan membuatmu mempunyai daya saing.
Semua pekerjaanmu (yang kemudian disebut ‘portofolio’) harusnya bisa menarik minat para pelanggan yang layak dan tepat. Cobalah pertimbangkan beberapa hal ini, apa saja yang dibutuhkan seorangfreelancer: a personal site, blog, or any promo dan tentu saja portofolio yang keren. Ini termasuk aspek yang penting karena mewakili pekerjaanmu dan menunjukkan kemampuanmu yang sebenarnya. Banyak freelancer dapat mengatakan bahwa mereka mampu membuat video YouTube yang lebih baik dan lebih cepat, tetapi portofolio mereka itulah yang menjadi penilaian klien (apakah dia benar pernah mengerjakan proyek mirip seperti itu atau lebih sulit dari yang diinginkan klien, yang artinya si freelancer bisa mendapatkan pekerjaan itu). Pendapat saya sih begini: Portofolio ibarat iklan komersial di televisi. Bisa memuluskan jalanmu atau hanya menjadi iklan biasa yang membosankan.

How To Be The Best

Saya khawatir jawaban ini masih layak digunakan atau tidak, tetapi bisa dicoba. Setiap kamu menyelesaikan pekerjaan terbaikmu, coba tunjukkan pada orang lain dan tanyalah apa yang mereka pikirkan tentang pekerjaanmu. Jika mereka menyukainya, pajanglah di websiteatau blog. Ohya, mempunyai pro domain alias berbayar tentunya akan menjadi pertimbangan tersendiri untuk menarik minat calon klien. Untuk mengetahui bagaimana cara menghubungi dan melihat hasil kerjamu adalah memamerkannya di website, banyak cara untuk mempublikasikan pekerjaanmu. Kebanyakan di kolom komentar akan kamu dapati tanggapan dari para professional seperti ini, “Nicely done.” , “Good work” , “You should try again,” atau mungkin ada yang sadis menulis, “Sampah apa ini?”

How To Make Money

Jangan bekerja setengah-setengah. Meskipun kamu pemula, cobalah untuk bersaing dengan yang terbaik untuk mendapatkan standar tinggi karena WWW (world Wide Web) adalah pasar untuk parafreelancers yang terpenting, dan menjadi contoh yang berkembang pesat. Berikut beberapa tempat yang bisa kamu coba untuk mencari pekerjaan sebagai freelancer:
Dalam website ini, semua harganya rendah meski Rent-a-coder termasuk terkenal. RAC adalah kesempatan terbaik untuk mendapatkan pengalaman karena banyak sekali proyek untukprogrammer dari banyak domain seperti logo design, web design, content writing, pengembangan, penerjemahan, termasuk juga MATLAB dan excel algoritma. Apa yang harus diketahui adalah mendapat proyek pertama mungkin sangat sulit apalagi tanpa ada feedback, yang menjadi kriteria sangat penting untuk semua pelanggan. Keuntungan lain adalah di sini kamu dapat menawar sebanyak yang kamu mau.
Website ini khusus untuk para desainer. Harganya mulai dari USD150 (termurah yang pernah ada) hingga USD350 (sebuah desain berkisar USD300-350 atau lebih dan untuk logo kira-kira USD200-300) yang artinya para pemula bisa mendapatkan pemasukan terbaik karena di sini tak memerlukan portofolio. Lumayan lah ya? Kamu hanya perlu menyerahkan foto dalam file desain “.jpeg” dan juru lelang memberimu nilai mulai 1 sampai 5. Jika memenangkan proyeknya, kamu kirim format *.psd/*.ai kepada klien dan rekeningmu akan bertambah gemuk.
Bila ingin mendapatkan proyek dari website ini, syaratnya adalah lulus ujian sederhana yang berisi beberapa pertanyaan tentang pembayaran freelancer, menerima uang, dan seputar masalah yang biasa terjadi. Kamu juga dapat memasang portofolio tampa melupakan bahwa pengalaman dan feedback sangatlah penting.
Tentu kamu dapat menemukan sumber proyek lain melalui internet sebagai pekerjaanmu. Kesimpulannya, gak ada yang mustahil kalau kamu gak mencoba semuanya. Tugasmu sekarang hanya bekerja dan lakukan yang terbaik.

Tingkatkan Branding Usaha Anda, dengan Jasa Desain Yang Tepat.


Ada yang pernah mencoba website untuk freelancer yang lain? Shareyuk!
source : http://www.ruangfreelance.com/pro-kontra-freelancer-profesi-atau-hobi/

Senin, 06 Januari 2014

Menemukan Ide Bisnis yang Kreatif

6.1.14 Posted by Unknown No comments


Berpikir untuk menemukan ide atau produk yang akan membuat bisnis Anda sukses, mungkin lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Datang dengan sebuah produk yang layak atau ide yang kreatif kadang-kadang lebih sulit daripada membangun sebuah rencana bisnis.

Karena itu, memiliki rencana bisnis yang baik adalah penting bagi setiap pengusaha, tetapi bagaimana jika Anda tidak punya ide untuk membangun rencana? Berikut ini beberapa tipsnya.

1. Biarkan kreatifitas Anda mengalir.

Ada banyak cara untuk melahirkan ide-ide kreatif, misalnya bermain game, membaca buku, melukis, berolahraga dll. Intinya adalah melakukan sesuatu yang membuat Anda berpikir dan kemudian memfokuskan energi untuk menciptakan ide/konse/produk.

Bukalah diri terhadap lingkungan berbeda di luar zona nyaman Anda, dan bermainlah lebih banyak dengan hobi Anda. Keahlian Anda akan membantu mendapatkan ide bisnis yang layak .

Jangan mencoba untuk memaksakan sebuah ide karena hal itu biasanya akan menghasilkan ide-ide buruk! Luangkan waktu, fokuskan pikiran, dan berpikir menciptakan produk yang tepat untuk Anda .

2. Tahu batas.

Pahamilah batas-batas kemampuan Anda. Misalnya, jika Anda tertarik pada komputer, tetapi tidak memiliki pendidikan atau pengalaman yang cukup dengan komputer di luar kebiasaan Anda bermain internet atau menggunakan word processor, maka akan sulit untuk menciptakan ide komponen perangkat lunak komputer .

Berpikirlah yang masuk akal dan jangan biarkan imajinasi Anda berjalan liar. Ketika Anda sudah menemukan ide-ide cemerlang, maka Anda bisa membiarkan imajinasi Anda bekerja, tapi bukan pada langkah awal.

3. Merebut inspirasi.

Kadang ide-ide kreatif muncul pada saat yang tak terduga. Karena itu siapkan buku kecil dan catat setiap ide yang muncul. Dengan begitu Anda bisa melihat kembali catatan itu dan mulai mengembangkan ide-ide yang sudah masuk.

Tanyakan pada diri Anda, jenis bisnis apa yang patut digunakan? Apa kesulitan yang mungkin muncul dan bagaimana hal itu bisa diselesaikan.

4. Identifikasi masalah.

Pikirkan tentang bagaimana Anda dapat membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dengan penemuan atau ide bisnis Anda. Bisnis Anda harus merevolusi cara kita menjalani hidup meski itu hanya sebuah cara sederhana.

Misalnya, jika Anda tertarik dalam masak-memasak, mungkin Anda memiliki masalah dengan cara oven mengeringkan daging ayam. Dari masalah itu Anda bisa berpikir dan menemukan ide bagaimana solusinya, tidak peduli betapa gila solusi itu.

Suatu saat mungkin Anda akan terkejut dengan temuan solusi yang orisinil. Artinya bahwa Anda harus mengembangkan ide, membentuk ide, dan menyempurnakannya menjadi sesuatu yang Anda pikir orang akan membelinya di pasar.

5. Studi demografi pelanggan.

Bisnis pada awalnya hanya menarik bagi kelompok masyarakat tertentu sebelum menjadi virus dan menyebar ke kelompok masyarakat lain. Pikirkan apakah ide Anda memiliki potensi untuk menjadi virus di antara sekelompok kecil orang.

Pikirkan juga tentang saingan Anda pada kelompok masyarakat yang sama, dan bagaimana Anda dapat membuat ide yang berbeda dengan yang sudah ada. (wikihow/mla)

Kamis, 19 Desember 2013

Seni Menjual Diri

19.12.13 Posted by Unknown No comments
photo from digitalmoneyworld on Flickr
Value atau nilai merupakan sifat atau kualitas yang melekat pada suatu objek, bukan objek itu sendiri. Dalam pekerjaan, apakah Anda ingin dinilai sebagai profesional yang berkualitas atau biasa saja? Tentu saja setiap orang ingin dinilai berkualitas, namun tidak semua orang mengetahui caranya. Menentukan tarif atau harga yang tepat sangatlah penting karena harga bisa mempengaruhi persepsi kita terhadap nilai dari suatu barang atau jasa.
Pernah mendengar istilah, “Mintalah setinggi bintang agar kita mendapatkan yang setinggi bulan”? Dalam kaitannya dengan pekerjaan, bagaimana seharusnya kita menarif diri kita sendiri? Pertama-tama kita harus menciptakan citra diri yang benar dan personal brand yang kuat. Dalam bernegosiasi, mulailah dengan harga yang sangat tinggi. Saya ambil contoh misalnya Anda seorang fotografer pemula dan seseorang ingin menyewa Anda sebagai pekerja lepas. Berapa Anda akan memasang tarif? Katakanlah fotografer profesional memasang tarifnya Rp. 3.000.000,- per hari. Mungkin Anda tidak selevel dengannya tetapi jika Anda memasang tarif Rp. 250.000,- per hari Anda tidak akan dianggap sebagai salah satu fotografer terbaik. Apakah dengan memasang tarif Rp. 2.000.000,- Anda akan ditertawakan klien? Saya rasa tidak. Sekalipun Anda berpikir bahwa klien Anda tidak mau membayar sebanyak itu, tetapi sekarang Anda telah memulai negosiasi dengan harga yang tinggi. Selanjutnya Anda bisa memasang harga dibawah harga tersebut, dan klien akan senang karena tidak mendapatkan fotografer dengan kualitas Rp. 250.000,- (rendah). Klien akan merasa telah menyewa fotografer kelas Rp 2.000.000,- per hari hanya dengan membayar Rp. 500.000,-!
Terkadang kita sering minder dan menganggap bahwa kemampuan kita belum seberapa. Tapi bagaimana mungkin orang lain bisa percaya dengan kemampuan kita, kalau kita sendiri tidak percaya diri. Jika kita ingin dinilai berkualitas maka kita harus terlebih dahulu mengakui dan menganggap diri kita berkulitas.

Mengapa Harus Lembur Kerja?

19.12.13 Posted by Unknown No comments

Freelancer Image via Shutterstock
Pertanyaan menarik. Freelancer mana yang belum pernah mengalami lembur kerja? Bekerja melebihi waktu. Tetapi ada yang menarik di sini, batas waktunya berapa lama agar bisa disebut lembur? Kalau hitungannya bekerja kantoran dimulai pukul 8 pagi dan selesai pukul 5 sore, artinya bekerja normal dianggap 9 jam ya? Nah, bedanya dengan freelancer adalah 9 jam itu bisa dibagi lebih fleksibel. Terkadang 2 jam setelah shalat subuh, 2 jam sebelum makan siang, 3 jam menjelang sore, dan 2 jam sebelum tidur malam. Itu sih contoh saja, ya, untuk pembagian waktunya.
Pada kenyataannya, pernahkah terpikirkan freelancer memiliki keuntungan untuk mengerjakan proyek lebih cepat dari time schedule? Jika tenggat yang diberikan klien 10 Januari, maka seharusnya sih bisa selesai tanggal 5 Januari. Kok bisa? Yaaa, seharusnya sih bisa. Jika time management kamu sudah bagus, selanjutnya pelajari cara mengatur tenagamu dengan baik. Salah satu hobi freelancer adalah menjadi deadliner kan? Secara disadari atau tidak, bekerja saat kepepet tenggat membuat orang menjadi kreatif. Mungkin, ini juga yang membuat freelancer menyukai tantangan. Yaaaa… Kalau akhirnya ngedumel, menggerutu, misuh-misuh whatsoever, itu hanya drama kecil di antara setumpuk file excel, photoshop, sepiring camilan, dan bergelas-gelas kopi.
Lantas, sebenarnya ketika kamu bekerja dalam satu proyek, apakah one man show? Tidak, kan? Pastinya ada partner. Apakah tim kamu sudah mempunyai lapaknya sendiri untuk mengerjakan bagiannya? Atau malah tanpa sadar, kamu juga yang mengerjakannya? Yaelah, bro, tega banget. Bagaimana bisa selesai tepat waktu kalau semua dikerjakan sendiri? Lagipula, tenagamu itu terbatas. Waktu yang diberikan klien juga terbatas. Bagi tugas dengan rekanmu. Buat jadwal kerja dengan baik dan patuhi. Jangan sampai, kamu yang buat jadwal, kamu pula yang melanggar. Disiplin freelancer diuji nih saat dikejar deadline. Jika memang pekerjaanmu banyak, memang wajib punya tim agar mudah membagi fokus dan hasil pun akan lebih maksimal. Eits, kerjaanmu sendiri sudah menumpuk banyak? Ya jangan diterima dong. Rezeki tak akan tertukar, kan? Ini bukan judul sinetron, bro.
Dalam pengaturan jadwal, pastikan dimulai sepagi mungkin, misal setelah shalat subuh dan selesaikan paling lambat pukul 11 malam. Lumayan ada waktu istirahat agar fit esok paginya. Merasa tak mungkin dengan jadwal seperti itu? Ya, ajaklah teman menjadi anggota tim agar lebih ringan. Jika berdalih inspirasi datangnya malam hari dan siangnya tidur, coba diubah sedikit saja. Malamnya pukul berapa? 01.00? Maksimal deh tuh. Nah, kalau kerjanya di rumah, boleh dong meleknya sampai tiga hari? Menurutmu?
Tanya dong, lembur di kantor enak gak, sih? Mengapa?
  1. Lembur itu enak, karena bisa gila-gilaan bareng rekan kantor sampai pagi.
  2. Lembur itu enak, karena dapat fee lembur yang nilainya lumayan. Lumayan juga bisadouble salary.
  3. Lembur itu enak, karena setelah work hard bisa langsung play hard to dugem. Eh, betul?
Think twice. Lembur itu layaknya bom waktu. Sudah banyak cerita nyata, keseringan lembur berakhir dengan tumbang. Minimal demam atau flu jika terjadi dalam jangka pendek. Oh ya, saya tuh! Atau typhus? Iya, mau lumutan di kasur karena sakit? Barangkali ada yang mau. Ayo, ganti waktu kerjanya! Overwork sejatinya tidak menghasilkan nilai kerja lebih, kok.Project Manager-nya harus belajar mengatur timeline kerja lagi.

Freelancer Image via Shutterstock

Tips Agar Terhindar Dari Kata Lembur

  • Buatlah jadwal kerja / timeline yang sesuai dengan kemampuanmu.
  • Buatlah to do list dengan menggunakan Wunderlist atau to do apps lainnya, agar kamu bisa mengerjakannya sesuai waktu.
  • Single fighter? So last century! Kerja dengan tim akan membantu pekerjaan selesai lebih cepat.
  • Bagilah pekerjaan yang segambreng itu dengan teman yang belum mendapat pekerjaan.
  • Untuk apa menerima pekerjaan tambahan jika sudah bisa membeli kemewahan hanya dengan satu pekerjaan?
  • Punya istri! Iya, kalau punya istri (atau suami bagi perempuan single) akan bisa mengurangi waktu lembur lho.
  • Masih kebagian lembur? Timpukin tuh Project Manager kamu! :mrgreen: Minta bos untuk memecatnya sekalian. :D
Ingat lho, kamu tidak semuda ketika zamannya sekolah atau kuliah. Ya nggak usah sok-sokan minum penambah tenaga apalah itu. Kalau tubuh sudah memberi sinyal untuk istirahat, turuti saja. Daripada nanti tubuhmu ngambek dan membuatmu kepayahan pergi ke dokter, mending istirahat. Apa susahnya sih simpan semua pekerjaan setelah diperiksa dengan baik, matikan komputer / tab / laptop, dan pergilah ke tempat tidur untuk tidur, bukan melanjutkan pengecekan e-mail dari ponsel.
Sebagai penutup, coba baca artikelnya @mybothsides di sini. Kala timeline melenceng, coba cek sholatnya. Begitu menurut artikel tersebut. Nah, bagaimana denganmu? Sudah cek ibadah wajibnya?

Senin, 16 Desember 2013

Freelancer Online? Pekerjaan Menjanjikan di Masa Depan

16.12.13 Posted by Unknown No comments
Bosen kali yah, sudah terjun ke dunia online sebagai seorang pekerja lepas online yang sampai detik-detik ini juga tidak adanya order dari klien. Baik yang sudah pernah pakai jasa order kita, sampai yang belum pernah sama sekali. Ya, terkadang memang memuakkan jika menyadari pekerjaan lepas online tidaklah semanis pekerjaan didunia nyata. Disini saya sendiri akan membahas sedikit tentang “apa benar menjadi seorang pekerja lepas dunia online” itu menjanjikan? Terutama baik di masa sekarang dan dimasa depan?

image by theadmatrixindia on flickr
Semua Ingin Bergerak Online
Lihat saja berapa banyak startup digital yang bermunculan di dunia online? Semua butuh jasa freelancer online loh. Dan mereka berani bela-belain untuk keluar duit banyak agar startup mereka juga cepat dikenal, unik, banyak pengunjung, apalagi banyak pembeli onlinenya. Sebagai startup yang mengerti bisnis, pastilah mempekerjakan freelancer online ini. Karena dirinya ingin menghemat waktu untuk tidak melakukan semuanya sendiri. Hingga terdiri dari beberapa divisi pekerjaan seperti
  1. Programming. Seperti membuat themes, membuat CMS untuk portal berita, toko online, social media lokal.
  2. Desain Grafis. Seperti membuat header logo blog/website, membuat file PSD yang unik, membuat tampilan landing page.
  3. Content Writing. Seperti menulis artikel rutin di portal berita lokal. Rewrite artikel bahasa inggris.
  4. Marketing Online. Seperti menjawab pertanyaan di social media, Facebook dan Twitter. Atau promosi di forum-forum.
Karena semakin banyak juga UKM yang ingin bergerak online, tak ada yang salah jika freelance online akan menjanjikan dimasa depan. Apalagi banyak juga perusahan yang tidak lagi menjadi startup telah menjadi perusahaan online besar yang tetap membutuhkan freelancer online.
Gaji Rendah? Tidak masalah kan?
Gaji rendah tidak masalah kan? Ya, kalau anda merasa sekarang gaji masih rendah, terus apa yang perlu dirisaukan? Karena sekarang saja karya anda dibayar murah, dengan tetap berkontibusi dan bertahan hingga beberapa tahun kedepan, nama anda akan dikenal di dunia online dan menjadi rujukan bagi semua startup digital. Yang terpenting adalah sistem kerja anda berubah ke arah yang lebih baik. Tidak ada pekerjaan yang langsung bergaji tinggi tanpa ada kualitas dari diri kita sebelumnya. Jangan meminta harga tinggi jika anda masih berkutat dalam karya yang itu-itu saja. Freelancer online itu belajar dan bekerja. Jadi bekerja saja tidak cukup jika tidak diikuti dengan belajar bagaimana mendapatkan kesempatan menghasilkan gaji yang pantas.
Perusahaan tidak ingin repot soal hak karyawan
Ya, perusahaan baru, startup lokal tentunya, tidaklah ingin dipusingkan masalah karyawan. Perusahaan sekarang cerdas. Memilih freelancer yang memiliki kualitas sama dengan karyawan tetap tapi bergaji murah dan bersifat kontrak. Walau tidak semua begitu, tapi perusahaan digital online tentu berpikir seperti itu. Karena keuntungan dari online mereka pun tidaklah tentu, maka mereka selalu ingin adanya win-win solution. Perusahaan tidak ingin bangkrut hanya gara-gara membayar gaji karyawan bulanan, tapi mereka tidak mendapatkan keuntungan maksimal. Oleh karena itu freelancer online tetaplah akan menguntungkan dimasa depan.
Jangan khawatir, jangan cemas bagi anda yang sekarang masih lesu soal order klien anda. Anda tidaklah sendiri. Banyak freelancer online yang anda belum kenal, belum tahu namanya, yang juga berjuang demi masa depan mereka.

6 Alasan Tinggalkan Perusahaan Besar demi Startup

16.12.13 Posted by Unknown No comments
Selama beberapa tahun terakhir, startup telah muncul sebagai pemberi kerja di pasar angkatan kerja global. Sementara itu dengan makin naik daunnya entrepreneurship, makin banyak karyawan perusahaan besar yang bahkan sebesar Yahoo dan Google pun meninggalkan kenyamanan untuk bergabung dengan dunia startup.
Startups menarik bagi orang yang pernah bekerja di perusahaan besar karena berbagai alasan - dari jadwal fleksibel untuk lingkungan kerja yang dinamis, perusahaan-perusahaan baru menawarkan kesempatan unik yang tidak dapat ditemukan dalam organisasi yang lebih besar.
Apa yang begitu diinginkan tentang bekerja di sebuah perusahaan baru? Inilah mengapa orang memilih untuk menjalani transisi ke dunia startup dari satu perusahaan:
1. Jam kerja yang fleksibel. Banyak startup memungkinkan karyawan mereka untuk bekerja dari rumah dan memiliki jadwal yang fleksibel. Hal ini menarik bagi banyak orang yang mencari keseimbangan kehidupan kerja. Mayoritas perusahaan besar menghapus posisi pekerjaan di rumah, yang secara negatif mempengaruhi karyawan dengan keluarga dan komitmen luar pekerjaan. Orang memilih untuk bekerja untuk startup karena mereka tahu bahwa mereka dapat memiliki yang terbaik dari kedua dunia dan mencapai keseimbangan kehidupan kerja mereka butuhkan.
2. Kreativitas dan inovasi. Pendiri startup adalah individu yang inovatif dan kreatif. Karena itu, karyawan startup didorong untuk menyumbangkan ide-ide mereka, membantu perusahaan menjadi sukses, dan berbagi ide dengan manajemen puncak. Karyawan yang bekerja untuk perusahaan-perusahaan besar tidak memiliki kesempatan untuk melaporkan secara langsung ide dan masukan mereka kepada presiden atau CEO.
3. Pengalaman berharga. Sementara banyak orang yang meninggalkan perusahaan besar mungkin mengorbankan gaji mereka lebih besar, pengalaman yang mereka peroleh saat startup tak ternilai harganya. Karena banyak startup yang terdiri dari tim kecil, karyawan mendapatkan kesempatan unik dan belajar berbagai keterampilan.
4. Kepemilikan proyek. Seorang manajer startup tergantung pada bakat masing-masing karyawan dan menunjukkan ini dengan memberikan setiap orang kepemilikan proyek. Startup karyawan diharapkan untuk mengambil tanggung jawab dan menahan diri bertanggung jawab untuk memenuhi tenggat waktu. Hal ini memungkinkan karyawan untuk menjadi lebih fleksibel dan produktif.
5. Ruang untuk pertumbuhan. Salah satu aspek terbaik dari bekerja untuk sebuah startup adalah kesempatan bagi pertumbuhan yang cepat. Banyak pendiri memilih untuk mempromosikan di dalam perusahaan mereka karena mereka ingin memberikan karyawan berbakat kesempatan untuk memajukan karir mereka. Karakteristik ini memungkinkan karyawan startup untuk memiliki kesempatan untuk promosi cepat.
6. Kerja yang beragam. Bekerja untuk startup tidak harus dari pukul 9 pagi hingga 5 sore. Jenis pekerjaan bervariasi setiap hari, yang dapat memberikan lingkungan kerja yang menarik. Orang-orang tertarik pada jenis pekerjaan karena memungkinkan mereka untuk merasa tertantang dan dihargai. Startup karyawan diharapkan untuk cabang keluar dari bidang keahlian mereka dan melakukan tugas yang berbeda dari yang mereka terbiasa, sehingga dalam lingkungan kerja yang dinamis dan kesempatan untuk tumbuh sebagai seorang profesional.
Dunia startup berkembang dan terus mencari karyawan yang paling berbakat. Orang-orang profesional yang mencari lebih banyak tanggung jawab, keseimbangan kehidupan kerja, dan kemampuan untuk bekerja dalam lingkungan kerja yang dinamis dapat memutuskan bahwa startup adalah jalan yang benar untuk karir mereka. 

Kamis, 28 November 2013

Kunci Jawaban Game Tebak Gambar Android

28.11.13 Posted by Unknown No comments
Kunci Jawaban Game Tebak Gambar Android ini untuk memudahkan Anda menjawab pertanyaan yang ada pada Game Tebak Gambar Android yang telah menempati peringkat nomor satu pencarian Game Tebak Gambar.
Game Tebak Gambar

Setelah dilihat dan dipantau Statistik di Cerita Medan tentang Game Tebak Gambar Android dari mesin pencarian google, seperti: jawaban tebak gambar, jawaban tebak gambar android, game tebak gambar, jawaban game tebak gambar, tebak gambar dan jawabannya, permainan tebak gambar, download game tebak gambar, jawaban permainan tebak gambar, jawaban game tebak gambar android, jawaban games tebak gambar, kunci jawaban lengkap game tebak gambar android, maka dengan kebijakan tersebut, kita release Kunci Jawaban Game Tebak Gambar Android tertera dibawah ini hingga level 5. Untuk selanjutnya Game Tebak Gambar Android akan diupdate hingga level yang tinggi. 
Oke mari kita lihat Kunci Jawaban Game Tebak Gambar Android dibawah ini:
LEVEL 1
1. JAMBU BATU
2. POTONG HARGA
3. MATI RASA
4. TENAGA LISTRIK
5. MATA PISAU
6. MARI MAKAN
7. TAMBAH TUA
8. TAHI LALAT
9. MINTA UANG
10. OBAT CINA
11. FERMENTASI ANGGUR
12. KAMBING HITAM
13. ALAS KAKI
14. IGA BAKAR
15. DAUN BAYAM
16. TUA BANGKA
17. KUPAS UDANG
18. JAM KOSONG
19. TANTANGAN SERU
20. AKU SAYANG MAMA DAN PAPA
LEVEL 2
1. NASIB BURUK
2. PUTRI ISTANA
3. HIDUP MEWAH
4. KUCING BELANG
5. PETENIS HANDAL
6. PEMIMPIN KELUARGA
7. MENDADAK MIMISAN
8. PINJAM KEMEJA
9. TRUK GANDENG
10. JANGKA KAKI
11. TIDAK SETUJU
12. KOTAK SARAN
13. LEBIH BAIK
14. JAMBU KUNING
15. AKAR RUMPUT
16. UNTAIAN BUNGA
17. HARGA DIRI
18. POLISI TIDUR
19. PULANG KANDANG
20. BATANG POHON RAMBUTAN ROBOH
LEVEL 3
1. PENDUDUK ASING
2. ANGKATAN LAUT
3. PERSENTASE BIAYA
4. DEKORASI BUTIK
5. BISNIS WARALABA
6. MENGEJAR WAKTU
7. SALON MINIMALIS
8. ANAK DUNGU
9. SEPERTI GARAM
10. EKSPANSI PERUSAHAAN
11. DEMAM BERDARAH
12. DISTRIBUSI DAGING
13. ASIMILASI OKSIGEN
14. BOSAN BERCINTA
15. BEBAN TALANGAN
16. MENANGKAP LALAT
17. PELAMPUNG RENANG
18. BASKOM AIR
19. SAMBAL BAJAK
20. BELASAN KORBAN MATI KELAPARAN
LEVEL 4
1. KUNCIR KUDA
2. INFORMASI BERHARGA
3. PELUKIS WAJAH
4. RAMBUTAN MANIS
5. PERIJINAN TAMBANG
6. PULAU BATAM
7. SOBAT PERTAMA
8. NAIK OKTAF
9. KHUSUS DEWASA
10. JAMU KUAT
11. SUSUNAN ASLI
12. GAGAL GINJAL
13. KURANG AJAR
14. RUMAH TANGGA
15. SEKSI SEKALI
16. KERAMIK LANTAI
17. JASA TULIS
18. BANGKU DATAR
19. TANGKI GAS
20. HORMATI BUNDA AGAR HIDUP TENANG
LEVEL 5
1. KAPTEN KAPAL
2. PELAMPIASAN HASRAT
3. GOLOK PUSAKA
4. PENYUMBATAN DARAH
5. TARIF LISTRIK
6. INDUKSI MAGNET
7. HAK ASASI
8. PETANI INDONESIA
9. PIRING TERBANG
10. ANAK ZEBRA
11. BUAH ZAKAR
12. KRITIK TAJAM
13. SIANG BOLONG
14. MERASA TEGANG
15. KERANGKA GEDUNG
16. KUALITAS FILM
17. TEKAD BULAT
18. KIRIM UANG
19. UKURAN EMPANG
20. KERJA RINGAN GAJI KURANG BANYAK


LEVEL 6

1. KACANG POLONG
2. TAYANG SEKILAS
3. KETUA PARTAI
4. MOBIL MOBILAN
5. BANDAR TEKOR
6. RUMPUT LIAR
7. KOTA BESAR
8. KUMIS KUCING
9. KURANG GIGIH
10. KERTAS HIAS
11. BAU TANAH
12. DUA ANAK
13. NAFAS CINTA
14. KEPALA SUKU
15. KAWAN SERUMAH
16. GULALI MATANG
17. KOLAK PISANG
18. GEMBOK RUMAH
19. BUNGA IMITASI
20. SUPIR MOBIL TINJA MAKAN DADA UNGGAS


LEVEL 7

1. KESELAMATAN PRESIDEN
2. TUANG KOPI
3. KAMERA RUSAK
4. DARAH TINGGI
5. DAUN PANDAN
6. BUNGA SAKURA
7. ANJING TETANGGA
8. MALAM KELABU
9. BALING PESAWAT
10. RUANG KARAOKE
11. LAPANG DADA
12. SEDOT UPIL
13. KEONG RACUN
14. SOLIDARITAS BURUH
15. KELUAR GARIS
16. GUDANG LAMPION
17. JEMBATAN LAYANG
18. PANJANG KARET
19. KOPERASI MANDIRI
20. RAJIN MENIMBA ILMU AGAR JADI SERBA BISA


Tebak Gambar Android

Semoga dengan adanya Kunci Jawaban Game Tebak Gambar Android dapat membantu Anda lebih enjoy lagi dalam hal mendapatkan Jawaban Game Tebak Gambar Android tersebut.

Minggu, 24 November 2013

Empat Kasta Desainer: Dari Tukang Setting Hingga Ilmuwan Desain

24.11.13 Posted by Unknown No comments
Sering kita jumpai pamflet atau poster yang menyampaikan informasi bahwa sebuah perusahaan membutuhkan seorang desainer grafis, dengan persyaratan menguasai software-software grafis. Dari sini muncul suatu pertanyaan, apakah seorang desainer grafis adalah seorang yang ahli dan trampil menggunakan Corel Draw, Adobe Photoshop, Illustrator, InDesign, dan software grafis lainnya? Demikian juga ketika kita mengunjungi toko buku, akan mudah kita jumpai buku-buku tutorial software grafis yang tak jarang menjajikan jika membaca buku tersebut akan menjadi desainer handal, pertanyaan serupa pun muncul.

Fenomena mudahnya mengklaim diri sebagai desainer (grafis) membuat beberapa akademisi desain gerah. Mereka yang sudah susah payah belajar Nirmana, Tipografi, Copy writing, dan ilmu-ilmu lain yang dipelajari di Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dengan serta merta disamakan dengan mereka yang hanya membaca buku atau artikel internet yang berisi tutorial software grafis. Bahkan beberapa secara blak-blakan menuduh desainer instan tersebut yang membuat karya desain “serius” kurang dihargai (secara materi). Sumbo Tinarbuko misalnya, dalam sebuah film pendek semi dokumenter menyebut fenomena demokratisasi desain membuat DKV mati suri, hingga film tersebut juga diberi judul “DKV Mati Suri”.

Kembali lagi ke pertanyaan awal, siapa sebenarnya seorang desainer grafis? Apakah cukup orang yang mahir menggunakan software grafis? Ataukah hanya para lulusan Jurusan DKV saja yang berhak mengklaim diri sebagai seorang desainer? Bagi saya, terlalu arogan rasanya jika klaim desainer dikapling hanya untuk para akademisi desain. Ketika demokratisasi desain ditentang, bukankah yang muncul justru otoritarianisme desain? Oleh karenanya, bagi saya siapapun berhak mengklaim sebagai seorang desainer, tetapi ada tingkatan-tingkatan desainer yang menurut saya terdiri dari empat tingkatan.

Tukang Setting
Istilah tukang setting sebenarnya bernada peyoratif, istilah ini sering dilontarkan para akademisi desain untuk menyebut mereka yang hanya mengerti software grafis. Tentu saja, mereka belajar desain grafis secara otodidak, melalui buku maupun artikel internet yang memang saat ini sangat banyak dan mudah ditemukan. Apalagi software-software grafis, baik yang berbasis vektor maupun piksel juga sangat mudah didapatkan dan “gratis”. Tidak terlalu sulit memang menguasai software grafis, pihak pengembang juga pastinya berusaha memberi kemudahan bagi user.

Para tukang setting membuat karya desain dengan dasar rasa keindahan, bukan dengan pengetahuan komposisi. Alhasil, kadang memang secara visual mereka mampu menyajikan karya yang bagus, tetapi tak jarang juga menghasilkan karya yang membuat penonton mengabaikannya. Bagaimanapun, pada level ini pun sudah dapat menjadi pekerjaan tersendiri, tentu saja dengan upah yang pantas untuk kategori “tukang”.

Tukang Desain
Masih menggunakan kata tukang, tetapi satu tingkat di atas tukang setting. Yang membedakan keduanya adalah, tukang desain telah menguasai prinsip-prinsip penyusunan desain seperti keseimbangan, dominasi, kesatuan, kesederhanaan, tipografi, dan lain-lain. Sehingga ia membuat karya desain tidak hanya berdasar rasa, tetapi didukung dengan pengetahuan. Mereka umumnya adalah orang yang belajar desain grafis secara akademik, artinya mereka adalah para mahasiswa jurusan DKV. Lalu, mengapa masih berpredikat tukang?

Persoalannya adalah, mereka puas dengan hal-hal teknis, baik dengan hand drawing maupun digital. Mereka belum mampu melepaskan diri dari kesenangan pada “yang kasatmata” atau aspek visual. Padahal, seperti halnya perubahan nama Desain Grafis menjadi Desain Komunikasi Visual, keahlian dan ketrampilan teknis hanyalah alat untuk memvisualisasikan ide dan konsep. Artinya, tanpa kapasitas untuk menemukan ide cemerlang dan memformulasikan konsep, yang terlahir justru karya Desain Miskomunikasi Visual (meminjam istilah Sumbo Tinarbuko).

Komunikator Visual
Dalam ilmu komunikasi, istilah komunikator berarti pihak yang menyampaikan pesan, sementara pihak yang menerima pesan disebut komunikan. Komunikator visual berarti ia yang menyampaikan pesan dengan media visual. Untuk menyampaikan pesan berarti ia harus memahami karakter komunikan yang dituju, strategi komunikasi yang efektif, konsep visual yang menarik bagi komunikan, dan hal-hal konseptual lainnya. Hal ini mengingat DKV adalah sebuah kajian multi disiplin, mulai dari ilmu komunikasi, seni rupa, manajemen pemasaran, hingga psikologi degunakan untuk mengkonstruksi DKV.

Seorang komunikator visual yang baik juga dituntut mempunyai product knowledge yang baik, termasuk memahami persoalan-persoalan kontemporer jika ia hendak menciptakan suatu iklan layanan masyarakat. Artinya, komunikator visual jelas harus mampu melampaui aspek teknis visual, karena posisinya adalah sebagai seorang konseptor, bukan lagi seorang tukang desain.

Ilmuwan Desain
Seperti halnya dalam beberapa ajaran relijius, orang-orang pada tingkat tertinggi adalah mereka yang telah mampu melepaskan diri dari belenggu nafsu duniawi. Demikian pula, desain (DKV) adalah seni rupa terapan, artinya ia adalah kajian pragmatis. Namun, seorang desainer tingkat “dewa” yang saya sebut sebagai ilmuwan desain, tidak lagi melihat DKV hanya dalam tataran praktis, tetapi memandang DKV sebagai suatu ilmu yang dinamis. Ia tidak lagi sibuk mengotak-atik strategi pemasaran suatu produk, tetapi menghanyutkan diri ke dalam inti bumi DKV, yaitu DKV sebagai ilmu. Pada level ini, makanan sehari-seharinya bukan lagi nirmana atau tipografi, melainkan estetika, semiotika, dan setumpuk teori-teori rumit lainnya.

Empat “kasta” desainer di atas jangan dipandang sebagai suatu teori yang sudah melewati verifikasi panjang, sehingga dianggap sudah matang. Ini hanyalah hasil pemikiran sebentar dan sederhana saja, yang merupakan respon saya atas “kegerahan” para akademisi desain pada para desainer non-akademis. Jika ada pendapat berbeda, sangat menyenangkan jika bisa kita diskusikan. Salam kreatif!

Source : Inamul Haqqi Hasan, Jogja 3 November 2011 >> http://sosbud.kompasiana.com


Sabtu, 23 November 2013

BTW, Apa Sih Artinya CMIIW, FYI, IMHO?

23.11.13 Posted by Unknown No comments
A'AS (Assalamu 'Alaikum Sobat! HDYD (How Do You Do? BTW (By The Way) selama gue BW (Blog Walking), AKA (Also Known As), gue sering nemuin singkatan-singkatan di dalam KK (Kotak Komentar). Mungkin emang ALAT (As Long As This) gue yang OON (kalo ini bukan singkatan!). Elo jangan LOL (Laughing Out Load), ya.. AFAIK (As Far As I Know) sih itu akronim dalam EL (English Language).

Nah, judul tulisan ini pun kalo nggak disingkat jadinya, “By The Way, Apa Sih Artinya Correct Me If I’m Wrong, For Your Information, In My Humble Opinion?” di-Indonesiakan artinya, “Omong-omong, Apa Sih Artinya Koreksi Jika Saya Salah Untuk Informasi, berikut singkatan2 uniknya..

ADN = Any Day Now
AFAIK = As Far As I Know
AFK = Away From Keyboard
AKA = Also Known As
ASAP = As Soon As Possible
ATM = According To Me
ATTN = Attention
BAK = Back At the Keyboard
BBIAB = Be Back In A Bit
BBL = Be Back Later
BBS = Be Back Soon
BFN = Bye For Now
BIF = Basis In Fact
BION = Believe It Or Not
BL = Belly Laughing
BRB = Be Right Back
BTA = But Then Again
BTT = Back To Topic
BTW = By The Way
CMIIW = Correct Me If I’m Wrong
CU = see you
CUA = Common User Access
CUL = see you Later
CWYL = Chat With Ya Later
CYO = See You Online
DBA = Doing Business As
DIKU? = Do I Know You?
DITYID? = Did I Tell You I’m Distressed?
DIY = Do It Yourself
DTRT = Do The Right Thing
EMFBI = Excuse Me For Butting In
EOM = End Of Message
EOS = End Of Show
EOT = End Of Thread
FTF = Face To Face
FAQ = Frequently Asked Question(s)
FISH = First In, Still Here
FOMCL = Falling Off My Chair Laughing
FUD = Fear, Uncertainty & Doubt
FWIW = For What It’s Worth
FYA = For Your Amusement
FYEO = For Your Eyes Only
FYI = For Your Information
GA = Go Ahead
GAL = Get A Life
GIGO = Garbage In, Garbage Out
GIWIST = Gee, I Wish I’d Said That
GMTA = Great Minds Think Alike
GOL = Giggling Out Loud
GRD = Grinning, Running & Ducking
GTG = Got to Go
GWS = Get Well Soon
GTRM = Going To Read Mail
HHOK = Ha Ha, Only Kidding
HHOS = Ha Ha, Only Serious
HNG = Horny Net Geek
HTD = Have To Disagree
HTH = Hope This Helps
HTHBE = Hope This Has Been Enlightening
IAC = In Any Case
IAG = I’m A Genius
IAE = In Any Event
IANAL = I Am Not A Lawyer
IC = I see
ICAM = I Couldn’t Agree More
ID = I Disagree
IHA = I Hate Acronyms
IIRC = If I Remember Correctly
ILY or ILU = I Love You
IMAO = In My Arrogant Opinion
IMCO = In My Considered Opinion
IMHO = In My Humble Opinion
IMNSHO = In My Not So Humble Opinion
IMO = In My Opinion
IOW = In Other Words
IPN = I’m Posting Naked
IRL = In Real Life
IRT = In Real Time
ITA = I Totally Agree
ITD = I Totally Disagree
ITRW = In The Real World
IOW = In Other Words
JAT = Just A Thought
JAPRI = Jalur Pribadi
JFU = Just For You
JIC = Just In Case
JK = Just Kidding (or Joke)
JMHO = Just My Humble Opinion
JMO = Just My Opinion
KWIM? = Know What I Mean?
L8R = Later
LBAY = Laughing Back At You
LD = Later Dude
LDR = Long=Distance Relationship
LLTA = Lots and Lots of Thunderous Applause
LMAO = Lauging My Ass Off
LOL = Laughing Out Loud or Lots Of Luck
LOLBAY = Laughing Out Loud Back At You
LTM = Laugh To Myself
LTNS = Long Time No See
M/F? = Male or Female?
MEGO = My Eyes Glazed Over
MHOTY = My Hat’s Off To You
MINK = Multiple Income No Kids
MMHA2U = My Most Humble Apologies to you
MOOS or MOTOS = Member Of The Opposite Sex
MOSS or MOTSS = Member Of The Same Sex
MOTD = Message Of The Day
MOTO = Member Of The Opposant
MUD = Multi=User Dungeon (or Dimension)
NBIF = No Basis In Fact
NBIR = No Basis In Reality
NW = No Way
NP = No Problem
NRN = No Reply Necessary
OIC = Oh, I see
OLL = On=Line Love
OMG = Oh My God
OOT = Out Of Topic
OOTB = Out Of The Box
OPM = Other People’s Money
OTF = On The Floor
OTOH = On The Other Hand
OTOOH = On The Other, Other Hand
OTP = On The Phone
OTTH = On The Third Hand
OTTOMH = Off The Top Of My Head
OTW = On the Way
PANS = Pretty Awesome New Stuff
PC = Politically Correct or Personal Computer
PDA = Public Display of Affection
PDQ = Pretty Darn Quick
PEBCAK = Problem Exists Between Chair And Keyboard
PGB = Pengertiannya Gitu Bang
PI or PIC = Politically Incorrect
PITA = Pain In The Ass
PMFJI = Pardon Me For Jumping In
PMJI = Pardon My Jumping In
POTS = Plain Old Telephone Service (or Pretty Old Tired Stuff)
POV = Point Of View
PPL = Peed Pants Laughing or People
RL = Real Life
ROAR = laughing as loud as a lion
ROFL = Rolling On Floor Laughing
RP = Romantic Partner
RPG = Role Playing Games
RSN = Real Soon Now
RTM = Read The Manual or Message
RW = Real World
RYO = Roll Your Own
SINK = Single Income No Kids
SITD = Still In The Dark
SO = Significant Other
SOL = Smiling Out Loud
SOMY? = Sick Of Me Yet?
SOS = Someone On Shoulder
STD = Sick To Death
STS = Sorry To Say
TAF = That’s All Folks
TAFN = That’s All For Now
TANSTAAFL = There Ain’t No Such Thing As A Free Lunch
TBH = To Be Honest
TCN = Take Care Now
TFH = Thread From Hell
TFI = The Fact Is
TFM = Thanks From Me
TFMT = Thanks From Me Too
TFS = Thank For Sharing
TGIF = Thank God It’s Friday
TGTBT = Too Good To Be True
TFRM = Thanks For Remind Me
THX = Thanks
TIA = Thanks In Advance
TIC = Tongue In Cheek
TIG = This Is Great
TIIC = The Idiots In Charge
TLA = Three=Letter Acronym
TPTB = The Powers That Be
TTFN = Ta Ta For Now
TTYL = Talk To You Later
TQ or TX or TXS or THX = Thanks (or Thank You)
TYSM = Thank You So Much
TYVM = Thank You Very Much
UAPITA or YAPITA = You’re A Pain In The Ass
USTM or YSTM = You Should Thanks Me
VWP = Very Well Put
W4W = Word for Word
WAGS = What A Great Story
WAI = What An Inspiration!
WB = Welcome Back
WDALYIC? = Who Died And Left You In Charge?
WFM = Works For Me
WIBNI = Wouldn’t It Be Nice If
WP = Well Put
WT? = What/Who The?
WTH? = What The Hell?
WTG = Way To Go
WTGP? = Want To Go Private?
WTS = With That Said
WU? = What’s Up?
WUF? = Where are you From?
WYSIWYG = What You See Is What You Get
XOXO = kisses and hugs
XX = kisses
YAAG = You Are A Genius
YABR = You Are Being Replaced
YGBSM = You’ve Gotta Be Shittin’ Me
YMMV = Your Mileage May Vary
YRR = You ‘R’ Right
YVMW = You’re Very Much Welcome