Rabu, 01 Agustus 2012

OLIMPIADE LONDON 2012: Simon Santoso Gagal Atasi Lee Chong Wei

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Compact_simonsantosoafp
JAKARTA: Harapan kontingen Olimpiade Indonesia mencuri medali dari nomor tunggal putra pupus sudah menyusul kekalahan yang diderita Simon Santoso atas pemain tunggal Malaysia Lee Chong Wei 2 set langsung 21—12 dan 21—8.

Dikutip dari situs resmi Olimpiade London 2012, Simon gagal mengatasi tekanan yang dilancarkan pemain peringkat 2 dunia tersebut dan kalah dalam waktu relatif cepat 34 menit.

Kekalahan atas tunggal Malaysia unggulan kedua ini menambah daftar panjang rekor kekalahan Simon Santoso atas Lee Chong Wei. Dalam 9 kali pertemuan, secara head to head pemain asal Tegal Jawa Tengah ini kalah mencolok 8—1.

Peluang Indonesia meraih medali dari cabang olahraga bulu tangkis tinggal bergantung pada ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano.

Dalam pertandingan sebelumnya, Taufik Hidayat juga kalah dari pemain nomor satu dunia Lin Dan. Sementara ganda putri Meiliana Jauhari/Greysia Polli terkena diskualifikasi dan tengah mengajukan proses banding.

Source : www.Bisnis.com

OLIMPIADE LONDON 2012 : Greysia/Meiliana didiskualifikasi, Indonesia ajukan banding

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Rabu, 1 Agustus 2012 20:42 WIB | Dilihat 2063 Kali
Wasit Torsten Berg memperingatkan Greysia Polii/Meilana dan lawannya dari Korsel Ha Jung Eun/Kim Min Jung untuk bermain sportif pada perdelapanfinal badminton Olimpiade London 2012 (AFP)
London (ANTARA News) - Kontingen Indonesia mengajukan banding atas hukuman diskualifikasi yang dijatuhkan kepada ganda putri Greysia Polii-Meiliana Jauhari.

Dalam keterangan pers di Wembley Arena, Rabu siang (Rabu malam WIB), Sekjen BWF Thomas Lund mengatakan, empat ganda putri yang terlibat dalam kasus kontroversial pada pertandingan bulutangkis Olimpiade London 2012 telah didiskualifikasi karena dituduh berusaha memanipulasi pertandingan pada babak sistem gugur.

"Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengumumkan keputusan untuk mengeluarkan dua ganda Korea Selatan Jung Kyung Eun-Kim Ha Na dan Ha Jung Eun-Kim Min Jung, unggulan pertama yang difavoritkan meraih medali emas Wang Xiaoli-Yu Yang (China) dan pasangan Indonesia Greysia Polii-Meiliana Jauhari," kata Thomas dalam keterangan pers tanpa tanya jawab tersebut.

Ia mengatakan, Indonesia dan Korsel mengajukan banding atas keputusan diskualifikasi pemain-pemain mereka. Keputusan hasil banding akan segera diumumkan BWF pada hari yang sama.

BWF, Rabu, menggelar sidang di Wembley Arena setelah menganggap terjadi pelanggaran disiplin yang dilakukan empat ganda putri dalam pertandingan babak grup di Olimpiade London 2012.

Keempat pasangan ini dituduh melanggar "Code of Conduct" Pemain di bawah BWF berturut-turut pasal 4.5 dan 4.6 yang menyebutkan "tidak berusaha sebaik mungkin untuk memenangi pertandingan" dan "dengan sengaja dan jelas melecehkan dan merugikan olahraga" . 

(F005)
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2012
Source : ANTARANEWS.COM

SITUS DUNIA: Colosseum Roma Sedikit Miring

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments


Compact_colosseum_roma1
ROMA: Colosseum Roma boleh jadi sedikit miring, namun kondisi itu tidak terlalu mengkhawatirkan karena keutuhan bangunannya tidak berada dalam bahaya, kata pejabat setempat.

Harian Italia melaporkan pada akhir pekan lalu bahwa ketinggian Colosseum itu - yang terkenal sebagai tempat pertempuran berdarah gladiator di masa Kekaisaran Romawi - 40 cm lebih rendah di sisi selatan daripada sisi utara.

Harian itu mengisyaratkan bahwa Colosseum tersebut berada dalam bahaya. Media Italia menggambarkan hal itu sebagai “dampak kemiringan Menara Pisa”.

“Tidak ada masalah dengan stabilitasnya,” kata arkeolog Roma Mariarosaria Barbera dalam sebuah konferensi pers. (foto: opentravel.com).

“Kita berbicara mengenai sebuah bangunan yang pondasinya sedalam 13 meter. Konstruksi bangunan Romawi tidak hanya mampu bertahan selama berabad-abad namun mampu bertahan hingga ribuan tahun,” tuturnya.

“Kami melakukan pemantauan namun tidak ada itu yang namanya efek Menara Pisa,” kata Barbera saat mengumumkan proyek restorasi yang akan memakan dana sebesar 25 juta Euro. Proyek restorasi itu akan dimulai pada Desember tahun ini dan direncanakan berakhir pada 2015.

Proyek itu - yang telah ditunda selama tiga tahun karena masalah birokrasi - meliputi program pembersihan dan restorasi seluruh bagian Colosseum, yang dikenal oleh bangsa Romawi sebagai Flavian Amphitheatre itu.

Proyek itu akan dilakukan dalam beberapa tahap sehingga Colosseum yang setiap tahunnya dikunjungi oleh ratusan ribu orang itu akan tetap buka. Hanya sejumlah bagian yang tengah dibersihkan akan ditutup sementara.

“Monumen ini sangat besar oleh karena itu proyek tersebut tidak akan sangat mengganggu para pengunjung,” kata Barbera.

Proyek itu juga akan melibatkan pembangunan area pengunjung di bawah tanah yang terletak di bawah serambi tambahan. Dengan pembangunan itu maka sejumlah area di dalam monumen, terutama yang saat ini digunakan untuk tempat pertemuan dan gerai tiket, dapat dikosongkan.

Secara keseluruhan setelah proyek restorasi, luas area dari Colosseum yang terbuka bagi para pengunjung akan bertambah 25%. Penambahan terutama pada jaringan lorong bawah tanah, tempat penyimpanan dan kandang-kandang (yang dahulu diperuntukkan bagi binatang buas).

Wali Kota Roma Gianni Alemanno mengatakan bahwa lalu lintas di sekitar Colosseum akan dialihkan setelah proyek restorasi selesai untuk mengurangi kerusakan akibat getaran. Dia mengatakan dalam konferensi pers itu bahwa proyek itu akan menjadi proyek restorasi terbesar dalam 73 tahun terakhir.

“Ada sejumlah proyek kecil namun tidak ada yang sebesar yang akan kami lakukan saat ini,” katanya.

Proyek itu disponsori oleh Tod, perusahaan pembuat sepatu mewah dan barang-barang kulit.
Diego Della Valle, pimpinan Tod's mengatakan bahwa Colosseum itu harus dirawat karena “bangunan itu tidak hanya menjadi milik rakyat Italia namun milik seluruh dunia.”

OLIMPIADE LONDON 2012: Triyatno, Mati Di Sini Engga Apa-Apa

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Compact_triyatno

LONDON: Malam itu penonton yang memadati Excel London, khususnya di tempat pertandingan angkat besi, terdiam. Di panggung, atlet Indonesia Triyatno sedang berusaha mengangkat beban 188kg untuk angkatan snatch and jerk kelas 69kg.
Atlet asal Kalimantan Timur itu belum pernah melakukannya sebelumnya. Bahkan dalam latihan sekalipun. Ia nyaris gagal, kakinya terseok-seok menahan beban seberat itu, tetapi dia terus berusaha keras menahan beban itu agar tidak jatuh. Dia berhasil walau hanya sejenak.
"Dalam hati saya berkata, saya harus mati-matian menahan, ini kesempatan terakhir saya. Kalau perlu mati di sini tidak apa-apa," kata Triyatno usai meraih medali perak di Excel London, Selasa malam (Rabu dinihari WIB, 1/8/2012).
"Tadi hampir jatuh tetapi saya tahan terus sampai ada perintah 'down', baru saya jatuhkan," tambahnya.
Sebenarnya, atlet kelahiran Lampung 20 Desember 1987 itu sudah mengamankan medali perunggu ketika mampu mengangkat beban 186kg. "Namun,kalau ingin perak, harus mampu 188 kg kata pelatih, dan saya mau berusaha semaksimal mungkin," tambah anak bungsu dari tiga bersaudara itu.
Usahanya itu tidak sia-sia, anak pasangan Suparno dan Sukatinah tersebut mampu mempersembahkan medali perak bagi Merah Putih, lebih baik dari hasil yang diperolehnya di Beijing empat tahun lalu ketika ia meraih perunggu.
Berlatih keras Triyatno, anak dari keluarga petani itu, mengawali olahraga angkat besi di usia 14 tahun. "Waktu itu diajak teman untuk ikut berlatih. Ya sudah saya ikut saja," kata atlet yang lahir dan besar di Lampung itu.
"Pertama latihan badan sakit semua," katanya mengenang awal karirnya sepuluh tahun yang lalu.
Ucapan pelatihnya waktu itu, Yon Haryono, "nanti kalau kamu juara bisa menginap di hotel gratis, pergi kemana saja gratis" telah menyulut semangatnya untuk berlatih keras.
Tidak sia-sia, hasil latihan kerasnya membuahkan medali perunggu Olimpiade Beijing. Ia juga meraih emas di Kejuaraan Asia 2009, dan perunggu di Kejuaraan Dunia 2009 dan 2010.
Medali emas Kejuaraan Asia 2009 di Kazakhstan juga diraih pria yang berencana menikahi kekasihnya, sesama lifter, Riska Anjani, usai PON Riau akhir tahun ini. "Saya berlatih setiap hari kecuali Kamis dan Minggu libur," kata atlet asuhan pelatih Lukman itu.
Buah prestasinya tentu tidak saja medali. Bonus demi bonus mengalir seiring dengan meningkatnya prestasi yang diraihnya.

Dia bisa memberangkatkan kedua orangtuanya pergi haji, yang juga diakuinya semuanya berkat hasil dari angkat besi. "Semuanya (yang saya punya) dari angkat besi," kata Triyatno yang kakak sulungnya menjadi TKI di Malaysia, dan kakak keduanya tinggal di rumah mengurus sawah dan ladang.
Sekarang, setelah semua yang ia raih, Tri masih menyimpan harapan untuk dapat tampil di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan meningkatkan perolehannya menjadi emas. "Insya Allah saya masih bisa tampil di Rio," katanya. Tentu saja harus melalui usaha mati-matian.

OLIMPIADE LONDON 2012: China Diduga Sering Mempraktikan BULUTANGKIS GAJAH

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Compact_greysia-meiliana
JAKARTA: Kantor berita Reuters melaporkan, Rabu (1/8), WBF menilai kedelapan pemain terbukti melakukan kecurangan. "Keempat pasangan ganda putri itu tidak bertanding sepenuh hati dan sengaja kalah. Tindakan mereka mencederai prinsip sportivitas," tulis organisasi itu dalam rilis pers. Dalam sepakbola, pengaturan skor sering disebut sepakbola gajah.

Delapan pemain bulu tangkis putri, termasuk pasangan Indonesia Greysia Polii dan Meiliana Jauhari resmi didakwa bertindak tak sportif oleh Federasi Badminton Dunia (WBF). Banyak negara menuding kejadian memalukan itu dipicu tindakan curang China yang sudah berkali-kali dilakukan.


Pelatih kepala tim bulu tangkis Korea Selatan, Sung Han-kook, menyatakan anak didiknya ikut bermain curang karena pasangan China melakukan tindakan memalukan itu terlebih dulu. "Pemain China memulai semua ini, akibat hasil undian yang rumit. Kami memang tidak ingin bertemu satu sama lain terlalu cepat di semifinal," kata Sung.

Sebaliknya, pelatih China Li Yongbo menolak disebut memerintahkan pemainnya mengalah untuk keuntungan tim. "Tidak ada apa-apa. Semua ini kan cuma permainan," kata dia kepada wartawan selepas pertandingan.

Pada pertandingan sebelumnya, pasangan China Wang Xiali/Yu Yang sudah melakukan hal yang sama. Mereka sengaja mengalah dari ganda putri Korea Selatan agar tidak bertemu rekan sesama Negeri Panda itu di babak perempat final.

Pada Olimpiade Yunani 2004, China melakukan taktik serupa. Salah satu pemain tunggal putri China mengalah di semi-final, agar unggulan Zhang Ning bisa lebih segar melawan mantan pebulutangkis Indonesia, Mia Audina yang saat itu membela Belanda.

Berdasarkan pengakuan atlet Bulgaria, Alesia Zaistave, perilaku China itu sudah jadi rahasia umum. "Mereka selalu melakukan taktik yang sama bertahun-tahun. Saya hanya tahu sekitar 20 kali insiden seperti ini dilakukan China," kata dia.

Publik China ternyata tidak mendukung taktik tim bulu tangkis Olimpiade mereka. Di jejaring sosial Weibo, banyak warga Negeri Tirai Bambu itu mengecam tindakan pasangan ganda putri mereka sebagai pengecut. "Seharusnya mereka dilarang tampil di Olimpiade," tulis salah satu akun.

Ganda putri Indonesia kemarin menghadapi pasangan Korea Selatan Ha Jung-eun/Kim Min-jung. Mereka melakukan kesalahan sendiri yang kelihatan dibuat-buat. Meilana/Greysia gagal servis 10 kali, sementara Korea melakukan 9 kesalahan serupa.

Akibat tindakan ini penonton di Stadion Wembley Arena mencemooh kedua regu. Wasit kehormatan pun mendatangi lapangan dan memberikan kartu hitam bagi kedua tim, tanda peringatan bakal terjadi diskualifikasi. Namun setelah kedua ofisial melobi panitia, hukuman berat itu urung diberikan.

OLIMPIADE LONDON 2012: Misi Berat Simon Santoso Melawan Kodrat

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Compact_simonsantosoafp
JAKARTA: Harapan Indonesia di nomor tunggal putra cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade London 2012 bertumpu di pundak Simon Santoso, setelah Taufik Hidayat tumbang di tangan tembok raksasa China Lin Dan.

Bak judul film Mission Impossible, Simon memang mengusung misi tak mudah. Bagaimana tidak, babak 16 besar yang akan digelar hari ini pukul 14.00 waktu London Inggris, Simon akan berhadapan dengan pemain peringkat dua dunia Lee Chong Wei asal Malaysia.

Dikutip dari situs resmi BWF, statistik pertemuan hampir semuanya tak berpihak pada pemain kelahiran Tegal Jawa Tengah tersebut.

Dari 8 kali pertemuan melawan jagoan Malaysia, Simon Santoso hanya bisa menang sekali. Sisanya, andalan Indonesia ini takluk sejak keduanya bertemu di arena resmi pada 2007.

Kemenangan Simon diperoleh pada 2009 dalam kejuaraan Jepang Terbuka. Berjuang dengan susah payah, saat itu Simon mampu mengatasi permainan Chong Wei dengan skor 19—21,21—15, dan 21—19.

Terakhir, Simon bertemu Lee Chong Wei di kejuaraan dunia BWF 2011. Dalam pertandingan itu lagi-lagi Simon menyerah 2 set langsung 21—10 dan 21—15.

Hanya saja yang agak melegakan, Lee Chong Wei terbang ke London dengan stamina yang kurang prima. Dia hampir gagal memperkuat Malaysia di olimpiade akibat cidera yang membelitnya. Kondisi ini pula yang membuat posisinya di rangking satu dunia di gusur Lin Dan.

Melihat deretan rekor ini, Simon memang harus menunjukan permainan prima sekaligus memanfaatkan kondisi fisik Lee Chong Wei guna menjaga asa Indonesia di nomor tunggal putra Olimpiade 2012. 
Semangat Simon…!

OLIMPIADE LONDON 2012: Taufik Hidayat Kalah 2 Set Langsung Atas Lin Dan

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Compact_taufik_hidayat
JAKARTA: Taufik Hidayat mengubur impiannya untuk dapat meraih medali emas di Olimpiade London 2012 setelah kalah mudah atas pebulutangkis peringkat 1 dunia Lin Dan 9-21, 12-21 di babak perempatfinal.

Lin Dan, terlihat bukanlah lawan yang sedbanding bagi Taufik Hidayat dan sepanjang pertandingan terus menguasai pertandingan.

Selanjutnya, Lin Dan, yang berstatus pemain nomor satu dunia, akan bertemu pemenang antara Kevin Cordon dan pemain Jepang, Sho Sasaki. Jika tak ada kejutan besar, peluang Lin Dan untuk maju ke semifinal terbuka lebar dan ambisinya mempertahankan gelar kian dekat untuk terwujud.

Lin Dan diprediksi akan bertemu rival beratnya dari Malaysia, Lee Chong Wei, di partai final, seperti yang terjadi empat tahun silam di Olimpiade Beijing. Namun, sebelum ini terwujud, Chong Wei masih harus menghadapi rintangan dari tunggal putra terbaik Indonesia, Simon Santoso, di mana mereka baru akan bermain.

MOTOGP AS 2012: Laguna Seca Jadi Mimpi Buruk Rossi Dan Spies, Stoner Kalahkan Lorenzo

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Compact_rossi
JAKARTA: Drama MotoGP terjadi di lintasan Laguna Seca, AS. Balapan di Laguna Seca ini pun menjadi mimpi buruk bagi pebalap Ducati, Valentino Rossi, yang mengalami kecelakaan saat tersisa dua lap lagi.

Bahkan, motornya mengalami kerusakan parah akibat menabrak pembatas, sedangkan Rossi tak mengalami cedera karena dia langsung berpisah dengan motornya yang meluncur deras menjelang tikungan.

Dalam sesi latihan bebas, Rossi juga sempat alami kecelakaan. Kecelakaan juga menimpa rekan setim Lorenzo yang musim depan meninggalkan Yamaha, Ben Spies. Padahal, juara dunia Superbike 2009 ini berada dalam posisi yang cukup bagus untuk finis di posisi keempat.

Casey Stoner tampil sebagai juara GP Amerika Serikat tersebut. Pebalap Repsol Honda ini mengalahkan rivalnya dari Yamaha, Jorge Lorenzo, yang harus puas finis di posisi kedua, setelah sempat mendominasi balapan hingga lap ke-20, dari total 32 lap yang harus diselesaikan. Sementara itu rekan setim Stoner, Dani Pedrosa, finis di urutan ketiga.

Dengan hasil seri ke-10 ini, Lorenzo tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan total 205 poin. Posisi kedua ditempati Pedrosa dengan 182 poin, disusul Stoner (173) dan Dovizioso (121), yang finis di posisi keempat.

Lorenzo pun berhasil mempertahankan rekor ciamiknya sepanjang musim 2012 ini, di mana hasil terburuknya adalah sebagai runner-up (kecuali di GP Belanda ketika dia kecelakaan dan gagal finis).

OLIMPIADE LONDON 2012: Terkesan Pilih Lawan, Duel Greysia/Meiliana Vs Ha Jung/Kim Min Tuai Protes

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Compact_olimpiade_bulutangkis
JAKARTA: Pertandingan ganda putri antara pasangan Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari melawan Ha Jung Eun/Kim Min Jung dari Korea sempat diwarnai oleh insiden kartu hitam oleh referee.
 
Disinyalir kedua pasangan sengaja kalah di pertandingan penyisihan grup C, Olimpiade London 2012 ini agar di perempat final terhindar dari pasangan nomor satu dunia asal China, Wang Xiaoli/Yu Yang.
 
Peristiwa ini dipicu dari kekalahan pasangan China, Tian Qing/Zhao Yunlei dari ganda putri Denmark, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter-Juhl. Hasil ini membuat Tian/Zhao gagal menjadi juara grup dan kemungkinan akan bertemu Wang/Yu di babak semifinal. Hal ini diperkirakan akan menggagalkan harapan China untuk mempertemukan keduanya di babak final dan memastikan medali emas.
 
Jika melihat undian, pertemuan Wang/Yu dan Tian/Zhao di semifinal dapat dihindari jika Wang/Yu menjadirunner-up di grup A. Hal ini ternyata benar-benar terjadi, Wang/Yu yang merupakan pasangan rangking satu dunia dan nyaris tak pernah terkalahkan, malam ini harus menyerah di tangan ganda putri Korea, Kim Ha Na/Jung Kyung Eun, dalam dua gim langsung 14-21, 11-21.
 
Kekalahan yang mencolok ini sontak memancing reaksi dari penonton dan tim Korea sendiri. Kim/Jung merupakan pasangan peringkat delapan dunia yang bahkan lolos kualifikasi olimpiade dengan penuh susah payah. Memang apapun bisa saja terjadi di event olahraga bergengsi ini, namun kekalahan Wang/Yu tetap saja dipertanyakan banyak pihak.
 
Puncak insiden ini terjadi di pertandingan perebutan juara grup C malam ini. Demi strategi, pasangan Indonesia dan Korea ini diperkirakan sengaja mengalah agar tidak menjadi juara grup C dan betemu Wang/Yu yang tak disangka-sangka hanya menjadi runner-up grup A.
 
Sejak dimulai, tercatat permainan diberhentikan sebanyak empat kali. Kedua pasangan ditegur oleh wasit karena dianggap tidak serius berjuang dan sengaja kalah. Sempat terjadi perdebatan antara pemain, pelatih, bahkan referee dan pihak BWF pun turun tangan. Penonton yang semakin gerah melihat peristiwa ini, terus menyoraki kedua pasangan dan meminta mereka untuk bermain serius.
 

OLIMPIADE LONDON 2012: Dituduh 'Main Mata', 8 Pebulutangkis Putri Akan Diselidiki BWF

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Compact_ganda_china-korsel
JAKARTA: Federasi Bulutangkis Dunia ( Badminton World Federation/BWF) akan menyelidiki delapan pemain bulutangkis putri karena dugaan 'kasus main mata' dalam pertandingan terakhir penyisihan grup ganda putri Olimpiade London 2012.

Informasi yang dihimpun dari Reuters dan AFP, salah satu pejabat Federasi menilai delapan pemain atau empat pasangan ganda putri itu bertanding secara tidak sportif untuk mendapatkan keuntungan di babak selanjutnya.

"[Para] Pasangan dituduh ... dengan 'tidak menggunakan upaya yang terbaik untuk memenangkan pertandingan' dan berlaku dengan cara yang jelas kasar atau merugikan olahraga," kata federasi dalam pernyataannya.

Delapan pemain tersebut, disebutkan AFP, merupakan para pemain China, Indonesia dan dua pasangan Korea Selatan. Mereka yaitu juara dunia Wang Xiaoli & Yu Yang, Greysia Polii  & Meiliana Jauhari,  Jung Kyung-eun & Kim Ha-na, serta Ha Jung-eun & Kim Min Jung.

Pertandingan ganda putri antara pasangan Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari melawan Ha Jung Eun/Kim Min Jung dari Korea sempat diwarnai oleh insiden kartu hitam oleh wasit.

Disinyalir kedua pasangan sengaja kalah di pertandingan penyisihan grup C, Olimpiade London 2012 ini agar di perempat final terhindar dari pasangan nomor satu dunia asal China, Wang Xiaoli/Yu Yang.

Peristiwa ini dipicu dari kekalahan pasangan China, Tian Qing/Zhao Yunlei dari ganda putri Denmark, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter-Juhl. Hasil ini membuat Tian/Zhao gagal menjadi juara grup dan kemungkinan akan bertemu Wang/Yu di babak semifinal. Hal ini diperkirakan akan menggagalkan harapan China untuk mempertemukan keduanya di babak final dan memastikan medali emas.

Jika melihat undian, pertemuan Wang/Yu dan Tian/Zhao di semifinal dapat dihindari jika Wang/Yu menjadi runner-up di grup A. Hal ini ternyata benar-benar terjadi, Wang/Yu yang merupakan pasangan ranking satu dunia dan nyaris tak pernah terkalahkan, malam ini harus menyerah di tangan ganda putri Korea, Kim Ha Na/Jung Kyung Eun, dalam dua gim langsung 14-21, 11-21.

Kekalahan yang mencolok ini sontak memancing reaksi dari penonton dan tim Korea sendiri. Kim/Jung merupakan pasangan peringkat delapan dunia yang bahkan lolos kualifikasi olimpiade dengan penuh susah payah. Memang apapun bisa saja terjadi di event olahraga bergengsi ini, namun kekalahan Wang/Yu tetap saja dipertanyakan banyak pihak.

Puncak insiden ini terjadi di pertandingan perebutan juara grup C malam ini. Demi strategi, pasangan Indonesia dan Korea ini diperkirakan sengaja mengalah agar tidak menjadi juara grup C dan betemu Wang/Yu yang tak disangka-sangka hanya menjadi runner-up grup A.

Sejak dimulai, tercatat permainan diberhentikan sebanyak empat kali. Kedua pasangan ditegur oleh wasit karena dianggap tidak serius berjuang dan sengaja kalah. Sempat terjadi perdebatan antara pemain, pelatih, bahkan pelatih dan pihak BWF pun turun tangan. Penonton yang semakin gerah melihat peristiwa ini, terus menyoraki kedua pasangan dan meminta mereka untuk bermain serius.

“Tadi saya sampaikan kepada Greysia/Meiliana untuk fight, agar tidak didiskualifikasi. Kami betul-betul kecewa dengan kejadian ini, BWF harus bertindak. Semua berawal dari kekalahan Tian/Zhao” ungkap Paulus Firman, pelatih ganda putri yang juga sempat berdebat dengan wasit dan pelatih tim Korea.

Melihat kejadian ini tak dapat ditolerir lagi, wasit pun mengeluarkan kartu hitam bagi kedua pasangan yang artinya mereka didiskualifikasi dan tidak dapat bertanding lagi di Olimpiade London 2012. Namun kedua negara kembali melakukan negosiasi pada referee dan wasit, untuk membatalkan kartu hitam tersebut dan melanjutkan permainan.

Referee pun mengabulkan permintaan kedua pihak dengan catatan keduanya harus betul-betul fight untuk menang, akhirnya permainan pun dilanjutkan kembali. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Kim/Ha atas Greysia/Meiliana dengan kedudukan 18-21, 21-12, 21-14. Dengan hasil ini, maka Kim/Ha akan bertemu dengan Wang/Yu di babak perempat final, sementara Greysia/Meiliana berjumpa Kim/Jung.

OLIMPIADE LONDON 2012: Tragis! Eko Yuli Dan Triyatno, Peraih Medali Indonesia Belum Dapat Uang Saku

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Compact_atk_3263
JAKARTA: Prestasi membanggakan yang ditorehkan lifter-lifter Indonesia ternyuata tak dibarengi dengan pemberian uang saku.

Eko Yuli dan Triyatno, dua atlet yang membanggakan Indonesia dengan medali perunggu dan peraknya, ternyata sudah tiga bulan belum menerima uang saku sebagai atlet nasional.

Nasib yang dialami Eko Yuli dan Triyatno tentunya mengundang keprihatinan dari warga twitterland. Sejumlah kicauan dari linimasa pengguna twitter banyak yang mengecam pemerintah, KONI, maupun PB PABBSI.

Kevin YL Papilaya ‏@kvambon: "Top prestasinya ga se Top uang saku nya yg msh ngadat."

Ruly R ‏@ruly_IDFL: "miris min, doi blm dikasih uang saku 3 bulan RT @my_supersoccer: Indonesia nambah medali lagi. Perak buat Triyatno dari cabang angkat besi."

Rangga Cello S. Juan ‏@cellojuan: "Walaupun uang saku msh nunggak selama 3 bulan, Triyatno atlit angkat besi Indonesia berhasil menyumbang perak. ..."

Pro2Jak ‏@Pro2Jak: "Kalo kamu adalah Triyatno, mempersembahkan medali, tp blm dot uang saku 3 bln dari negara, apa yg akan kamu lakukan? #olimpiade2012."

viantoro puspono ‏@viantorro: "wawancara lifter Triyatno dgn MetroTV at 8-11 show !! He said "uang saku yg blm dibayar oleh pemerintah INA selama 3bulan !!" *geleng2* :|"

ranggaibiza ‏@ranggaibiza: "TERNYAT, triyatno yg baru dpt medali perak di #olympic12 blum dpt uang saku selama 3 bulan dr negara! Miris! Via @Metro_TV."

lady claudia tuahatu ‏@LadyClaudia1: "Kasian yah RT @MetroSiang: Eko Yuli, peraih medali pertama bagi Indonesia, ternyata sdh 3 bulan blm menerima uang saku yg menjadi haknya."

chaerul ichsan ‏@si_ilung: "Eko yuli, peraih medali pertama indonesia, tulang keringnya retak dan 3 bulan belum dapat uang saku dr pemerintah.."

Willy Hendrawan ‏@willy_twit: "Eko Yuli peraih perunggu olimpiade, blum terima uang saku selama 3 bulan... *KEBACUT CUUUKKK..."

Kontroversi di Ganda Putri Bulutangkis

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Metrotvnews.com, London: Para penonton meneriakkan nada kekecewaan saat pertandingan bulutangkis ganda putri berlangsung di Wembley Arena, London, Selasa (31/7). Mereka mencemooh saat pertandingan berlangsung antara pasangan China Yu Yang dan Wang Xiaoli menghadapi ganda putri Korea Selatan Jung Kyung-eun dan Kim Ha-na.

Pertandingan berakhir dengan kontroversi karena kedua pasangan sering melakukan kesalahan, termasuk kesalahan dasar menyangkut di net. Sebelumnya, kedua pasangan sudah dipastikan melaju ke perempat final. Pemenang grup akan menghadapi ganda China Tian Quing dan Zhaou Yunlei.

Sepertinya pasangan Yu Yang dan Wang Xiaoli yang menempati unggulan pertama terkesan sengaja kalah agar terhindar bertemu dengan sesama rekan negaranya di babak perempat final. Dalam pertandingan itu, reli terlama hanya bertahan empat pukulan. Ini membuat wasit Thorsten Berg memperingatkan kedua pasangan.

Pasangan Korea menyudahi permainan dalam waktu 23 menit dengan skor 21-14 21-11. Dengan hasil ini, dua ganda China kemungkinan bisa bertemu di final. Pasangan Korea Selatan enggan memberikan komentar. Yu mengatakan dia dan Wang menyimpan energi untuk babak berikutnya.

"Lawan kami sangat kuat. Ini pertama kalinya kami bermain lawan mereka. Rabu (1/8) adalah babak gugur. Jadi kami sudah lolos kualifikasi dan kami ingin menyimpan tenaga di babak berikutnya," kata Yu.

Pelatih kepala Korea Selatan Sung Han-Kook berpendapat berbeda. ''Ini tidak seperti semangat Olimpiade. Bagaimana mungkin pasangan nomor satu dunia bermain seperti itu?'' kata Han-Kook.

Kontroversi berikutnya terjadi saat pasangan Korea Selatan unggulan ketiga Ha Jung-Eun dan Kim Min-Jung bertemu ganda Indonesia Meiliana Juahari dan Greysia Polii. Kedua pasangan bermain dengan pola yang sama seperti pertandingan sebelumnya.

Wasit Berg bahkan sampai mengeluarkan kartu hitam, tanda diskualifikasi. Tetapi kartu hitam itu kemudian dibatalkan. Pertandingan dilangsungkan kembali setelah protes dari tim Indonesia.

Kedua pasangan ini juga sudah lolos dari babak kualifikasi. Pemenang Grup C akan menghadapi Yu dan Wang. Hal itu dihindari kedua pasangan.

Pasangan Korea menutup dengan kemenangan 18-21 21-14 21-12. Mereka tidak memberikan komentar usai pertandingan. Kepada wartawan, Greysia Polii mengatakan: ''Saya tidak tahu apa yang terjadi. Itu adalah pertandingan, kita harus menerima semua hasilnya.''

Paisan Rangsikitpho, anggota Komite Teknis Federasi Bulutangkis Dunia (WBF) mengatakan, dia menginginkan ''semua data''. Badan bulutangkis tersebut ada kemungkinan akan membahas apa yang telah terjadi.

Sementara IOC menyerahkan sepenuhnya kepada BWF. ''Federasi bulutangkis memiliki pengalaman yang luas dalam olahraga mereka dan kami mempercayai bahwa mereka bisa menangani isu tersebut dengan selayaknya dan mengambil kebijakan yang dibutuhkan.''

BWF kemudian memutuskan untuk memberikan hukuman para pebulutangkis ini karena ''tidak memberikan upaya terbaik untuk memenangkan pertandingan''. Empat pasangan, dua dari Korea Selatan, satu dari China dan satu dari Indonesia, akan menghadapi hukuman indisipliner.

Olimpiade 2012 : Indonesia Raih Medali Perak dari Angkat Besi

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Metrotvnews.com, London: Cabang olah raga angkat besi kembali menyumbang medali bagi kontingen Indonesia pada Olimpiade London 2012. Rabu (1/8) WIB atau Selasa (31/7) waktu London, cabang angkat besi menyumbangkan medali perak di kelas 69 kilogram atas nama Triyatno.

Triyatno merebut perak setelah berhasil mengangkat total beban 333 kilogram. Sementara medali emas diperoleh atlet China Lin Qingfeng dengan total angkatan 344 kilogram. Sedangkan perunggu diraih Martin Razvan Constantin dari Rumania dengan total angkatan 332 kilogram.

Pada sesi snatch, Triyatno sejatinya hanya bisa mengangkat beban 145 kilogram di bawah Martin. Namun, pada sesi clean and jerk, Triyatno mengungguli Martin dengan total angkatan 188 kilogram.

Raihan ini menambah koleksi medali Indonesia menjadi satu perak dan satu perunggu. Hasil ini membuat posisi Indonesia beranjak ke posisi ke-24. Sebelumnya, medali perunggu juga dipersembahkan cabang angkat besi atas nama lifter Eko Yuli Irawan di kelas 62 kilogram, Senin (30/7).

Dua Perunggu Anak Lampung di Dua Olimpiade

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments

Metrotvnews.com, London: Atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan dua kali tampil berturut-turut di olimpiade. Kali ini pada Olimpiade London 2012, ia mempersembahkan medali perunggu seperti halnya pada olimpiade sebelumnya di Beijing, China.

Medali yang diperoleh pria kelahiran 24 Juli 1989 itu menjadi medali pertama bagi Indonesia. "Ini prestasi terbaik yang bisa saya peroleh, mungkin memang rejekinya masih perunggu," ujar Eko yang ditemui usai pertandingan di Excel London.

Eko tampil dengan tulang kering dibebat akibat cedera menjelang SEA Games setahun lalu. Namun, ia tetap tampil percaya diri di hadapan juri dan penonton yang memenuhi arena pertandingan.

Wajahnya sempat tampak menegang saat menanti atlet China Zhang Jie melakukan angkatan terakhirnya, 178kg. Setelah Zhang gagal, Eko langsung berpelukan dengan para pelatihnya.

"Saya bersyukur masih diberi kesempatan, kalau dia berhasil saya tidak bisa dapat medali," katanya.

Perjuangan panjang Eko yang semasa kecilnya adalah penggembala kambing di kampung halamannya, Lampung, percaya bahwa keberhasilan apapun membutuhkan perjuangan. Ia mengenang bagaimana mulai menekuni cabang olahraga yang membesarkan namanya itu saat masih berusia 11 tahun.

"Dari tiga orang yang mengawali latihan sama-sama, yang dua menyerah tidak melanjutkan latihan," kata Eko yang tertarik dengan angkat besi karena sering menyaksikan latihan.

Eko lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya penarik becak dan ibunya penjaja sayur. Awalnya menekuni angkat besi karena diajak ikut berlatih.

Meski hanya diajak, ia berusaha serius menekuni bidang yang sudah dipilihnya menjadi jalan hidup. "Untuk meraih prestasi harus melalui perjuangan panjang dan pengorbanan. Saya kehilangan masa muda saya untuk berlatih, mengorbankan sekolah," katanya.

"Setiap Olimpiade berat. Empat tahun lalu, sebulan sebelum Olimpiade saya cedera hamstring, beruntung masih bisa mempersembahkan medali. Tahun ini, saya juga masih cedera pada tulang kering kaki kanan saya, Alhamdulillah masih bisa tampil," katanya.

Eko mengaku selalu memasang target dalam hidupnya. "Buatlah target setinggi mungkin," kata lifter yang sekarang membela provinsi Kalimantan Timur itu.

Suami Masitah yang sedang menanti kelahiran anak pertama itu selalu memasang target lebih tinggi. "Saya mengawali karir dari kelas 35kg, dan selalu memasang target. Setiap tahun hasil angkatannya harus naik 5kg," katanya.

"Kalau mau berprestasi, jangan setengah-setengah, kalau cuma main-main, habis waktu masa muda kita," tambah peraih emas SEA Games 2007 dan perak kejuaraan dunia 2009 dan perunggu 2011 itu.

Untuk siapa medali yang diraih? Eko dengan tegas mengatakan untuk keluarga. "Ini juga hadiah untuk anak saya yang diperkirakan akan lahir dua minggu mendatang. Juga hadiah ulang tahun saya," kata pria kelahiran Lampung, 24 Juli 1989 itu.

OLIMPIADE 2012: Bulu Tangkis—Memimpikan All Indonesian Final Taufik Vs Simon

1.8.12 Posted by sukriyadi No comments


Compact_taufik-simon

Jadwal Taufik H  dan Simon S di 16 
Bulu Tangkis Tunggal Putra
Hari/Tanggal
WIB
Pertandingan
Rabu, 1 Agustus
15:45
Taufik Hidayat vs Lin Dan (China)
Rabu, 1 Agustus
20:00
Simon Santoso vs Lee Chong Wei (Malaysia)


JAKARTA: Hari ini, Rabu (1/8/2012), Cabang bulu tangkis Olimpiade 2012 telah menyelesaikan fase grup dan masuk babak 16 besar dengan sistem gugur.

Dua pebulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat dan Simon Santoso, berhasil masuk 16 besar atau perdelapan final.

Namun, jalan yang harus dilalui dua jago bulu tangkis Tim Merah Putih itu langsung terjal, karena harus berhadapan dengan jago-jago dunia.

Taufik Hidayat (unggulan 11 olimpiade) harus berhadapan dengan jago China, Lin Dan (unggulan 2) di arena bulu tangkis Wembley pukul 9:45 waktu setempat (15:45 WIB). Sementara itu, Simon Santoso (unggulan 9) akan menghadapi pukul 20:00 WIB.

Mampu kedua pebulu tangkis kebanggan kita tersebut melewati ujian berat hari ini? Kita doakan agar Taufik dan Simon mampu melewati ujian itu walaupun tidak mudah dan boleh dibilang butuh sebuah keajaiban.

Kalau berhasil melewati Lin Dan, hadangan selanjutnya bagi Taufik untuk menuju final adalah unggulan ke-4 Jin Chen dari China di partai semi final. Jin Chen diperkirakan mampu melibas M Sweiber dari Jerman untuk maju ke delapan besar atau perempat final untuk kemudian mengalahkan pemenang antara Jorgensen (Denmark) melawan Lee HI (Korsel).

Sementara itu, Jalan Simon Santoso lebih ringan kalau mampu melewati Lee Chong Wei, karena ditunggu pemenang antara Karunaratne (Srilangka) dan Parupalli (India). Baru setelah itu, Simon akan dihadang Chen Long (China/unggulan 3) atau Peter Gade (Denmark/unggulan 5).

Jika Taufik dan Simon mampu mengatasi lawan-lawan di partai semi final, maka Indonesia kembali akan mencatat sejarah olimpiade untuk kedua kalinya dengan menyajikan All Indonesian Final antara Taufik Hidayat melawan Simon Santoso.

Ini akan mengulang kisah medali emas Olimpide 1992 di Barcelona, ketika Indonesia menghadirkan All Indonesian Final di tunggal Putra antara Alan Budikusuma melawan Ardi B. Wiranata.


Bangsa Indonesia rasanya sudah sangat rindu dengan kisah suksesk di Olimpiade 20 tahun silam saat Alan Budikusuma meraih emas dan Ardi B. Wiranata meraih perak.